Tulungagung,wartaindonesia.news— Kegiatan Posyandu Terpadu untuk balita kembali digelar di Balai Desa Macan Bang, Senin (10/3/25). Acara yang dimulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB ini diikuti oleh 150 balita dari berbagai dusun di desa tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bidan Desa Macan Bang, Ibu Santi Mandasari, yang turut memberikan pelayanan kesehatan dan penyuluhan kepada para ibu balita. Pelayanan yang diberikan meliputi imunisasi, pemeriksaan kesehatan rutin, pemberian makanan tambahan, serta edukasi terkait gizi dan kesehatan anak.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Macan Bang, Warkamto Arifiono, menegaskan pentingnya peran Posyandu Balita sebagai sarana utama dalam memantau tumbuh kembang anak serta mencegah kasus stunting di desa.
“Posyandu Balita adalah salah satu pelayanan kesehatan masyarakat yang sangat penting. Melalui posyandu, kita dapat memantau kesehatan anak secara berkala dan mengedukasi para orang tua mengenai pentingnya gizi dan sanitasi yang baik,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah desa terus berupaya membangun kolaborasi dengan tim kesehatan untuk menjadikan Desa Macan Bang bebas dari stunting.
“Harapan kami, dengan adanya layanan posyandu ini, para ibu semakin sadar untuk rutin membawa anak-anaknya ke posyandu atau puskesmas. Ini adalah langkah kecil namun penting untuk menciptakan generasi sehat di masa depan,” tambah Warkamto.

Stunting sendiri merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis dalam waktu lama. Dampaknya tidak hanya pada tinggi badan, tetapi juga perkembangan otak dan kesehatan jangka panjang anak. Penyebab utama stunting di antaranya kurangnya pengetahuan ibu tentang gizi, minimnya akses terhadap makanan bergizi, serta terbatasnya fasilitas sanitasi dan air bersih.
Salah satu ibu balita yang mengikuti kegiatan ini mengungkapkan rasa terima kasihnya atas terselenggaranya Posyandu yang rutin dilakukan sebulan sekali.
“Kegiatan ini sangat bagus, apalagi di tengah masih tingginya angka stunting. Terima kasih kepada para kader dan petugas kesehatan yang telah membantu kami. Saya senang bisa ikut kegiatan ini,” tuturnya.
Kegiatan Posyandu Balita ini diharapkan terus berlanjut dan menjadi program unggulan desa dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan terbebas dari stunting.(Her)












